Restoran Ikan Tude Manado, Kelapa Gading, Jakarta

Saya suka masakan Manado karena pedesnya. Hehe.. Waktu saya posting foto makan di Beautika di akun fesbuk saya, seorang teman mengomentari, katanya Ikan Tude lebih enak dibanding Beautika.

Saya setuju.

Beberapa masakan disiapkan saat kita pesan. Bukan model siap saji. Ada juga yang sudah siap.


Saya penggemar tumis bunga pepaya. Yang ini dimasak dadakan.


Ikan bakar woku juga masak dadakan. Sambelnya… ampuuunn…. selera saya banget…!


Cuma cakalang ini yang sudah siap saji.


Porsi menurut saya lumayan besar, tapi mungkin buat orang Manado biasa aja.

Kondisi dan suasana restoran sih biasa saja. Disediakan krupuk, gratis. Boleh ambil sesuka kita.

 

Advertisements

Matsuriya, Grand Megumi Golf, Lippo Cikarang

Saya pernah menulis tentang Matsuriya  sebelumnya. Matsuriya yang di tempat lama, dekat waterboom Cikarang, Jalan Singaraja, Lippo Cikarang. Masih di Lippo Cikarang juga, tapi lokasi baru.

Saat ini resto lama sedang direnovasi, dan pemilik membuka resto baru di area Megumi golf driving range.

Lokasinya di area belakang pom bensin Shell, setelah Mall Lippo, dan setelah melewati perempatan menuju kawasan industri Hyundai.

Sepertinya bangunan belum selesai sepenuhnya, jadi masih terlihat berantakan. Yang mau belajar golf, disini tempatnya.

Resto sih cukup luas namun karena banyak penggemar, jadinya berasa sempit. 

Kalau saya bandingkan, saya lebih suka Ikkyu di Jababeka, atau Gyozai di Cikarang Baru. Tapi Matsuriya sudah terkenal, dan lebih dulu eksis di Cikarang.

Kami memesan beef teriyaki, salmon steak dan salmon apa ya, lupa namanya, tapi yang mentah gitu.



Kalau disini, paketannya kurang seru, makanan pendampingnya kurang mantab.

Waroeng Bamboe, Sidomulyo, Batu, Malang

Mengikuti bacaan di internet tentang resto yang rekomendet, saya pilih makan di Waroeng Bamboe.

image

Saya tertarik dengan beningnya air kolam dan koi koi cantiknya. Juga karena sejak pagi saya sudah ada di Batu, di area Jatim Park. Jadi meskipun agak “keluar” dari area situ, namun tidak terlalu jauh. Karena yang rekomendet yang lain lokasinya lebih jauh, dan ada yang tutup selama bulan ramadhan.

image

Sebetulnya lokasi resto ini mudah dicapai, karena tepat di seberang hotel Purnama, jalan raya arah pemandian Selecta. Hanya saja, papan nama tidak terlihat, dan posisinya agak masuk ke dalam. Bukan di tepi jalan. Asal sudah terlihat Hotel Purnama, melambatlah, pasti ketemu.

image

Saya tidak  foto makanan karena setelah memotret suasana resto, hape saya habis  daya. Jadi terpaksa charge dulu.

image

Saya pesan ikan gurame bakar, sayang… saya kurang suka. Sepertinya ikan sudah direndam bumbu cukup lama, seperti ada rasa tauco gitu, baru kemudian dibakar. Rasa sih oke, ikan juga kering tapi berasa tidak segar. Kurang mantab-lah menurut saya. Saya lebih suka yang basah, setelah dibersihkan langsung dibakar kecap manis.

image

Saya suka urap-nya. Manis asin dan  pedasnya pas banget.

image

Tempe penyet juga oke, sambal terasi mentah khas Jawa Timur, kampung saya.

Dari luar hanya terlihat tembok dengan tulisan Waroeng Bamboe, yang merupakan area parkir.

image

Kalau suasana, suka sekali. Dan ternyata di samping resto terdapat “kolam ikan koi”  penangkaran koi untuk dijual. Seger banget, apalagi liat beningnya air.