Le Steak by Chef Amri, Kemang, Jakarta

Le Steak menempati satu ruko di seberang Koi Kemang, meskipun kecil, tidak berasa sesak. Dengan penggunaan kursi tanpa sandaran dan gaya minimalis.

Hari ini saya tiba “pagian” jadi belum ada pengunjung.

Seperti kursi taman kanak-kanak yah..? Bungkus joknya juga lucu, kulit sapi.

Saya ke sini bermodalkan voucher diskon yang saya beli online. Paketnya terdiri dari menu utama, yaitu steak dan minumnya es teh manis, cukuplah..

Sirloin with french fries, medium cooked dan black pepper sauce

Tenderloin with mashed potatoes, medium cooked dan mushroom sauce.

Sambil menunggu steak datang, saya pesan onion ring, enak, tidak berasa bawang banget, tepung kriuknya juga enak.

saya menikmati makannya, okelah. No complaint. Apalagi dengan voucher diskon. Coba aja.

1 porsi dengan voucher dan 1 porsi pesan di tempat. Voucher discount dibeli terpisah.

Advertisements

Karnivor, Bandung

Lets meet our meat, katanya…

Dari luar kliatannya kecil restonya. Parkiran juga sempit, susah cari slot parkir. Kebetulan di seberang sedang ada pembangunan gedung, jadi kami parkir di tanah kosongnya, itu juga atas arahan petugas parkirnya. Entah parkir dimana kalau tidak ada tanah kosong itu. Meskipun pengunjung resto banyak, namun di dalam resto tidak penuh, masih ada tempat duduk, karena ternyata di dalam luas sekali.


Di dalam, baru terlihat kalau resto cukup luas dan banyak tempat duduk, smoking dan non smoking area. Sayangnya, area terbuka di dalam tidak dirawat baik, terkesan kotor, apalagi saat musim hujan begini.


Secara umum suasana resto sih enak, nyaman juga. Tapi saya justru kurang cocok dengan rasa makanan. Murah sih, dan porsi besar. Makan steak bisa kenyang banget. 

Saya jadi bertanya-tanya, kenapa ramai ya..?? Apakah karena murah ? Apa karena porsinya ? Jadi… silahkan dipastikan sendiri…

ini pesanan saya, Kofta Moroccan, semacam daging giling di-sate. Kurang sip, menurut saya, sepertinya lebih mantap kalau pakai daging kambing (bukan sapi)

Nah yang ini menu campur, ada sosis, daging sapi dan ayam. Namanya Mix Grill

 

Kalau yang ini sih Tenderloin Steak.

Gyosai, Cikarang Baru, Bekasi

Lokasinya di samping Hotel Grand Zuri Cikarang, kawasan Industri Jababeka, Cikarang Baru. Menempati salah satu sudut ruko-ruko situ.


 Suasana sih lumayan-lah, kalau mau rame-rame dan lesehan, mesti naik ke lantai 3.Saya suka masakannya, dan set-set-nya bervariasi. Dijamin kenyang bangeet. Dan lagi, harga juga reasonable, sesuailah…


 Yang ini grilled salmon


 Kalau ini Beef Teriyaki, kliatan sedep kaan ??


 Ini kesukaan saya, salmon mentah… hehehe…

Nah yang ini ni, selera Indonesia… gorengan… alias tempura.




 Berikut ini penampakan ruko dari jalan raya sebelum memasuki area parker ruko

Bebek Kaleyo, Grand Wisata, Bekasi

Tempatnya tetanggaan sama Ayam Batokok, Pampalasa, tidak jauh dari pintu tol Tambun/Grand Wisata.

Baru kali ini saya makan di warung khusus bebek yang disajikan prasmanan alias siap saji.

Jenis olahan bebek sangat bervariasi, tinggal pilih, ada pula tumisan sayur, siap saji juga

Saya ambil bebek muda bumbu rica tambahannya tumis daun pepaya. Mantabs euy… Kuncinya memang di sambalnya, nampol abis.. Tapi saya suka, suka banget..

Suasananya asik banget, di cuaca panas terik begini, angin bertiup sepoi. Makan sambil ngantuk-ngantuk. Hahaha…

Ada ruang ber-AC juga sih, tapi saya pilih di luar aja, ternyata tidak kegerahan kok…

Lapo Ni Tondongta, Rawamangun, Jakarta

Setelah Lapo Ondihon beberapa bulan yang lalu, hari ini saya coba tetangganya, Lapo Ni Tondongta. Saya lebih suka Lapo Ni Tondongta loh…

Sama seperti sebelumnya, saya pesan yang standar aja, panggang,  saksang, sama sop.

Semuanya enak. Saya suka sambalnya, berasa manteb banget… pedes dan asemnya.

Tempat sih tidak seluas Ondihon.

Silahkan bandingkan sendiri. Dan buat saya masih ada satu atau dua lapo lagi di daerah ini yang menanti ditest… hehe..

Tondongta sendiri ada di dua lokasi lain ternyata, liat di foto bon berikut.


Black Canyon Cofee, Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakart

Terletak di dalam Mall of Indonesia, posisinya menyatu dengan Centro department store tapi di sisi luarnya. Artinya café ini bisa diakses dari luar, tidak harus masuk ke Metro terlebih dahulu.


Mungkin karena menyatu dengan metro, jadi lebih banyak ibu-ibu yang nongkrong, ada yang sama bocah ada juga yang bawa balita. Ramai… Tidak lama setelah saya duduk, mereka satu-per satu meninggalkan café, tinggal kami berdua tertinggal dalam café.


Cafe ini tidak hanya menyediakan minuman dan makanan ringan saja, ada yang “kelas berat” juga, seperti nasi goreng atau steak dan kawan-kawan.


Saya cuma minum es karamel aja. Asik. Cocok sama selera saya… Tidak terlalu manis


 

Ssikek, Kelapa Gading, Jakarta

Sekali lagi prasmanan alias all you can eat makanan Korea. Saya pribadi lebih suka sini dibanding Kogi Kogi, Jakarta Selatan. Variasinya lebih banyak.


Mungkin karena bulan puasa, jadi pengunjung tidak penuh sekali.


Bahan disupply terus, jangan kuatir kehabisan. Makanan yang sudah dimasak pun juga enak kok.

Saya suka sop rumput lautnya, segerrr uy…

satu lagi yang saya suka, minumannya.. Nestle products. Es lemon paling saya suka


Sama seperti resto Korea yang lain,  dinginnya AC tidak bisa mengalahkan panasnya api panggang. Gerah…


Secara keseluruhan, ok kok, rekomendetlah. You should try it..