Karnivor, Bandung

Lets meet our meat, katanya…

Dari luar kliatannya kecil restonya. Parkiran juga sempit, susah cari slot parkir. Kebetulan di seberang sedang ada pembangunan gedung, jadi kami parkir di tanah kosongnya, itu juga atas arahan petugas parkirnya. Entah parkir dimana kalau tidak ada tanah kosong itu. Meskipun pengunjung resto banyak, namun di dalam resto tidak penuh, masih ada tempat duduk, karena ternyata di dalam luas sekali.


Di dalam, baru terlihat kalau resto cukup luas dan banyak tempat duduk, smoking dan non smoking area. Sayangnya, area terbuka di dalam tidak dirawat baik, terkesan kotor, apalagi saat musim hujan begini.


Secara umum suasana resto sih enak, nyaman juga. Tapi saya justru kurang cocok dengan rasa makanan. Murah sih, dan porsi besar. Makan steak bisa kenyang banget. 

Saya jadi bertanya-tanya, kenapa ramai ya..?? Apakah karena murah ? Apa karena porsinya ? Jadi… silahkan dipastikan sendiri…

ini pesanan saya, Kofta Moroccan, semacam daging giling di-sate. Kurang sip, menurut saya, sepertinya lebih mantap kalau pakai daging kambing (bukan sapi)

Nah yang ini menu campur, ada sosis, daging sapi dan ayam. Namanya Mix Grill

 

Kalau yang ini sih Tenderloin Steak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s