D’kampoeng, Sutos, Surabaya

Acara saya kali ini adalah jalan-jalan ke Bromo, dari Jakarta terbang ke Surabaya dilanjut dengan jalan darat pakai bis ke Bromo. Pesawat tiba di Juanda jam delapan malam.

Kebetulan salah satu teman kami ada tempat tinggal di Surabaya dan kami diijinkan untuk datang ke rumahnya untuk istirahat dan bebersih diri.

Ternyata rumah beliau dekat dengan Sutos. Jadi kami memutuskan untuk makan malam di Sutos.

Serupa dengan konsep Citos di Jakarta, di tempat ini lebih banyak ditemukan tempat makan dibanding toko-toko.

Sayangnya, sebagian besar merk restonya sama dengan yang di Jakarta. Padahal kalau kita datang ke daerah, pastinya lebih asik kalau makan masakan tradisional setempat.

Untungnya di sini ada D’Kampoeng, semua makanan khas Jawa Timur tersedia disini. Tinggal kita ukur kemampuan perut aja. Hehe..

Saya yang asli Jawa Timur, pastilah hafal makanan-makanan itu.

Target awal saya adalah Semanggi Suroboyo. Karena sewaktu saya kuliah, tahun 90an, makanan ini sudah tergolong langka. Jadi kalau sekarang ada di depan mata, saya pasti ambil.

Target berikutnya adalah soto kikil. Wajib juga ini. Tambahkan jeruk nipis dan sambal, langit ke tujuh rasanya.

Sebetulnya tahu campur juga termasuk dalam pilihan saya, hanya saja di dekat rumah saya ada warung yang jual dan rasanya oke juga, jadi saya tidak terlalu “kangen”

Di dalam D’Kampoeng, para pedagangnya memakai gerobak dorong, jadi dibuat seolah seperti kalau mereka berdagang di luaran.

Menurut saya, bagi yang suka kangen makanan tradisional Jawa Timur, Surabaya khususnya D’Kampoeng bisa menjadi salah satu solusi alias obat kangen. Tentu saja jika kita tidak ada waktu untuk datang ke warung atau resto “aslinya”

Advertisements

Waroeng Bamboe, Sidomulyo, Batu, Malang

Mengikuti bacaan di internet tentang resto yang rekomendet, saya pilih makan di Waroeng Bamboe.

image

Saya tertarik dengan beningnya air kolam dan koi koi cantiknya. Juga karena sejak pagi saya sudah ada di Batu, di area Jatim Park. Jadi meskipun agak “keluar” dari area situ, namun tidak terlalu jauh. Karena yang rekomendet yang lain lokasinya lebih jauh, dan ada yang tutup selama bulan ramadhan.

image

Sebetulnya lokasi resto ini mudah dicapai, karena tepat di seberang hotel Purnama, jalan raya arah pemandian Selecta. Hanya saja, papan nama tidak terlihat, dan posisinya agak masuk ke dalam. Bukan di tepi jalan. Asal sudah terlihat Hotel Purnama, melambatlah, pasti ketemu.

image

Saya tidak  foto makanan karena setelah memotret suasana resto, hape saya habis  daya. Jadi terpaksa charge dulu.

image

Saya pesan ikan gurame bakar, sayang… saya kurang suka. Sepertinya ikan sudah direndam bumbu cukup lama, seperti ada rasa tauco gitu, baru kemudian dibakar. Rasa sih oke, ikan juga kering tapi berasa tidak segar. Kurang mantab-lah menurut saya. Saya lebih suka yang basah, setelah dibersihkan langsung dibakar kecap manis.

image

Saya suka urap-nya. Manis asin dan  pedasnya pas banget.

image

Tempe penyet juga oke, sambal terasi mentah khas Jawa Timur, kampung saya.

Dari luar hanya terlihat tembok dengan tulisan Waroeng Bamboe, yang merupakan area parkir.

image

Kalau suasana, suka sekali. Dan ternyata di samping resto terdapat “kolam ikan koi”  penangkaran koi untuk dijual. Seger banget, apalagi liat beningnya air.

Liwet Pak Asep Stroberi, Kedungora, Garut

Hari ini adalah perjalanan saya ke Garut untuk yang kedua kalinya, setelah sekitar lima tahun yang lalu… Hehe…

image

Seperti pada umumnya semua “makhluk modern” di jagat raya  dan Indonesia khususnya, sebelum jalan ke Garut, saya sudah brosing-brosing. Dimana tempat makan yang enak di Garut. Saya lihat, resto Asep Stroberi mendominasi di komputer saya. Dan bangunan berbentuk stroberi telah memikat saya.

image

Dalam perjalanan sekitar tiga jam dari Bekasi, kami tiba di resto Asep Stroberi. lokasinya di jalan utama Kedungora, jadi pasti tidak terlewatkan oleh mata kita.

image

Sama seperti resto dengan saung dan danau, suasananya asik. Tempat duduk banyak tersedia, namun dengan melihat situasi di sini, saya pikir saat makan siang pasti penuh.

image

Terdapat arena bermain anak, sepeda air dan perahu. Sepertinya gratis, saya tidak tahu… Maaf..

image

Bangunan tiga buah stroberi berderet sebenarnya adalah tempat makan juga, bagian dalamnya terdapat lesehan, dan lucunya di bagian bawahnya dibuat semacam terowongan, buat anak-anak bermain, semacam lubang kelinci begitulah.

image

Kami memesan paket liwet yang menurut pelayannya, porsinya cukup untuk berdua. Saat datang ternyata banyak juga, untuk lauk memang cukup untuk berdua, namun satu panci nasi liwet cukup untuk kami berempat. Sisa satu panci, kami bungkus akhirnya, tanpa lauk. Hehe…

image

Masakannya oke punya. Tidak ada yang mengecewakan. Ada sih, kalo buat saya pribadi, sambal kurang pedas dan kurang banyak. Hahaha…

image

Resto Asep Stroberi ada di banyak tempat, beberapa cabang di beberapa kota. Yang di Garut ini, terdapat toko oleh-oleh di bagian atas resto. Banyak pilihan juga.

image

Gurami bakarnya nyam-nyam banget.

image

Makanan pendamping. Cukuplah memang untuk berdua.

image

Saya order tumis genjer, kesukaan saya. Enak juga loh..

Jadi kalau ke Garut, mampir saja-laaaah…

image

image

image

image

image

image

image

 

 

Jejamuran, Sleman – Jogjakarta

Ketika seorang teman tahu saya akan ke Jogja, dia langsung rekomendasikan  Jejamuran. Dan memang saya sudah berencana begitu. Pokoknya saya harus ke Jejamuran. Masa sebelum gunung Merapi meletus, saya pernah ke resto ini, hanya saja waktu itu saya sedang sakit perut, jadi tidak “full konsentrasi” menikmati.

image

Perlu diketahui, resto ini bukan di kota Jogja, tapi di di Sleman. Saya tidak bisa memperkirakan berapa lama waktu tempuhnya dari Jogja karena saya ke museum Ullen Sentalu dulu, baru kemudian makan siang di Jejamuran. Sekitar setengah jam dari museum. Yang jelas perjalanan berasa lama karena jalan yang sempit dan berbelok-belok.
Tapi worth to go kok..

Ada bagusnya manfaatkan aplikasi waze atau google map.

image

image

image

image

Restonya sudah diperluas, dibanding dulu waktu saya ke sini. Tiap area dinamai dengan nama jenis-jenis jamur.

image

image

image

Variasi makanan juga banyak, heran juga segala jenis jamur dimasak layaknya masakan pada umumnya. Serasa daging sapi, ayam atau seafood aja olahannya. Pastinya rasanya juga enak. Yakin deh…

 IMG-20150815-WA0022

Tumis Cabe Ijo

IMG-20150815-WA0021

Asam Manis

IMG-20150815-WA0023

Ala Fuyunghai

IMG-20150815-WA0027

Sate Jamur pastinya… Wajib coba… (Maap, saya motretnya telat, udah hampir habis baru dipotret… hehehe..) Sebetulnya ada dua masakan lagi yang kelewat belum dipotret, Tongseng Jamur dan Jamur Bakar Pedas, keduanya oke punya..

IMG-20150815-WA0025

Mint Tea, harus dicoba, segerrr…

IMG-20150815-WA0019 IMG-20150815-WA0020

Di salah satu dinding resto “ditempel” akuarium ikan terapi. Terapi gratis.

2015815144238

Warung Kopi Kong Djie, Belitung Barat

2015426062449

Terlihat jelas dari kondisi bangunannya, warkop ini udah pasti tua umurnya. Pengunjung datang dan pergi, tidak pernah sepi. Sayang kami tidak bertemu dengan pemiliknya, pagi ini kami dilayani oleh ibu-ibu yang kerja di warkop ini.

2015426062405

2015426063939

Saya tidak bisa menggambarkan suasana kedai ini dengan detil. Tapi menurut saya, inilah sejatinya warung kopi, dimana orang-orang bertemu, ngobrol, bercengkerama, bahkan juga sambil main catur… Asiklah pokoknya… Mengingatkan saya akan kampung halaman…

2015426062652

Tidak seperti kebiasaan kita dengan kopi instan, masukkan kopi bubuk ke dalam gelas, tuang air mendidih, beres…. Di Belitung kopi bubuk direbus dulu, setelah mendidih barulah dituang ke dalam gelas. Dan serunya lagi, mereka pakai tungku arang, bukan kompor.

2015426064314

Kue-kue yang dijual di sini enak juga. Biar si kopi tidak sendiri, harus ada teman. Kuenya 1000 rupiah sebiji. Kopi susu seharga 8 ribu. Nikmat luar biasa. Sebelum pulang, saya sempatkan beli kopi bubuk buat oleh-oleh, supaya orang rumah juga bisa ikut merasakan nikmatnya kopi Belitung.

2015426062845

2015426063629

Jika ke Belitung, sempatkanlah menikmati kopi Belitung, nikmati arti ngopi yang sesungguhnya…

IMG_7400