Seafood Gebang 49, Kalimati, Jakarta Utara

Di daerah sini memang tempatnya makan seafood. Di Gunung Sahari, sampai masuk ke jalan Kali Mati.

Langganan saya sih Seafood Moelyono, dan baru tahu ada yang baru di Kalimati

Dari luar terlihat menarik, karena parkir luas dan area buat makannya juga luas. Beda dengan Moelyono yang berasa berdesak-desakan.

Saya pesan masakan yang sama yang biasa saya pesan di Moelyono. Tumis kangkung, cumi goreng tepung, kerang saus padang dan ikan bakar.

Menurut saya pribadi, dari segi rasa, Moelyono masih menang dibanding ini. We

Silahkan dicoba dan dibandingkan sendiri. Kira-kira setuju enggak sama saya…..

Advertisements

Seafood Mulyono, Pademangan, Jakarta Utara

Makan seafood tidak harus mahal.

Datanglah ke Kalimati atau Jalan Hidup Baru, yang terletak di seberang WTC Mangga Dua. Di sepanjang Jalan Gunung Sahari memang berderet restoran seafood, yang siangnya beralih fungsi menjadi toko keramik dan lain-lain.

Saya sudah pernah makan di resto di jalan raya situ, namun menurut saya, yang di “dalam”, masuk ke Jalan Hidup Baru, belok kiri kalau dari arah tol Ancol, warung 94 Mulyono jauh lebih enak.


Saya suka sekali tumis kangkungnya. Andalan warung ini adalah cumi goreng tepung. Renyah dan gurih. Tukang masak tidak berhenti goreng cumi dan menumis kangkung. Kangkung tauconya siiiip banget. Kokinya ada 3 orang, belum termasuk yang bakar ikan, jadi penyajiannya cepat.

Meskipun menempati trotoar jalan yang sempit, pemilik warung menyediakan tempat parkir yang luas, entah lahan milik siapa. Jadi jangan kuatir tidak bisa parkir, yang perlu dikuatirkan cuma tidak kebagian tempat duduk, karena banyaknya pelanggan


Save

Imperial Kitchen, Kuningan City Mall, Jakarta Selatan

Sebetulnya Imperial Kitchen ada di beberapa tempat, ini kebetulan saja saya lagi main ke Kuningan City. Rencana sih mau belanja barang diskon, sekalianlah makan sore di sini.

Jarang sekali resto ini sepi, tapi kali ini memang sepi. Beberapa kali ke sini, saya pasti dapat jatah makan di bagian luar, karena di dalam penuh. 

Dimsumnya enak. Kami ambil 3 macam, oke semua

Sayurnya saya coba tumis asparagus, enak juga

Lauknya ada cumi sama gurame. Cuminya lebih mantab, dimasak cabe garam sedangkan guramenya asam manis, terlalu kuat saus tomatnya, saya pribadi kurang cocok

Harga juga tidak mencekik jadi pantaslah kalau resto ini penuh terus.

Din Tai Fung, Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan

Di mall ini banyak sekali restoran, tinggal kita pilih mau yang mana. Mau chinese food, japanese food, korean atau rasa Indonesia…? Ada semua.

Saya pilih Din Tai Fung. Chinese food resto, yang terkenal di Singapura juga. Saya pernah lihat di Marina Bay Sands, antriannya panjang banget. Tapi disini tidak terlihat antriannya.

Suasananya asik, dan luas juga. Ada meja untuk berdua, meja dengan sofa, meja untuk rame-rame.

Saya order ikan kukus, bumbunya “tajam”.

Kesukaan saya cumi goreng tepung

Sayurnya tumis brokoli.

Sebetulnya kalau rasa, menurut saya chinese food hampir mirip semua, coba bandingkan sama Njun Njan, Imperial Kitchen, Din Tai Fung. Mirip semua.

    Cobek Penyet, Mega Bekasi Hypermall Bekasi

    Bertempat di area foodcourt di Mega Bekasi Hypermall, atau yang orang Bekasi lebih mengenalnya sebagai mall Giant, di lantai 3, dan mempunyai cabang di beberapa tempat.

    Suasananya enak, makanan meskipun tidak istimewa, tapi tidak mengecewakan, cukup puaslah.

    Awalnya sih pengen bebek cabe ijo, tapi karena kemarin udah makan bebek, jadi saya batal pesan bebek. Baso penyet aja.

    Sambalnya ternyata menjadi “kunci” nya. Pedas tapi ada rasa, jadi enak.

    Tambahannya, saya pesan sayur asem. Seger, asem, manis, asin, enak. Saya suka. Hehe..

    Bolehlah mampir kalau lagi di Mega Bekasi Hypermall.

    Waroeng Bamboe, Sidomulyo, Batu, Malang

    Mengikuti bacaan di internet tentang resto yang rekomendet, saya pilih makan di Waroeng Bamboe.

    image

    Saya tertarik dengan beningnya air kolam dan koi koi cantiknya. Juga karena sejak pagi saya sudah ada di Batu, di area Jatim Park. Jadi meskipun agak “keluar” dari area situ, namun tidak terlalu jauh. Karena yang rekomendet yang lain lokasinya lebih jauh, dan ada yang tutup selama bulan ramadhan.

    image

    Sebetulnya lokasi resto ini mudah dicapai, karena tepat di seberang hotel Purnama, jalan raya arah pemandian Selecta. Hanya saja, papan nama tidak terlihat, dan posisinya agak masuk ke dalam. Bukan di tepi jalan. Asal sudah terlihat Hotel Purnama, melambatlah, pasti ketemu.

    image

    Saya tidak  foto makanan karena setelah memotret suasana resto, hape saya habis  daya. Jadi terpaksa charge dulu.

    image

    Saya pesan ikan gurame bakar, sayang… saya kurang suka. Sepertinya ikan sudah direndam bumbu cukup lama, seperti ada rasa tauco gitu, baru kemudian dibakar. Rasa sih oke, ikan juga kering tapi berasa tidak segar. Kurang mantab-lah menurut saya. Saya lebih suka yang basah, setelah dibersihkan langsung dibakar kecap manis.

    image

    Saya suka urap-nya. Manis asin dan  pedasnya pas banget.

    image

    Tempe penyet juga oke, sambal terasi mentah khas Jawa Timur, kampung saya.

    Dari luar hanya terlihat tembok dengan tulisan Waroeng Bamboe, yang merupakan area parkir.

    image

    Kalau suasana, suka sekali. Dan ternyata di samping resto terdapat “kolam ikan koi”  penangkaran koi untuk dijual. Seger banget, apalagi liat beningnya air.

    De’Lekker, Jaka Permai, Kalimalang, Bekasi

    Awalnya saya tertarik ke resto ini karena poster baliho yang terpampang di bagian depan resto, tulisan mie jawa dan es durian seperti magnet aja buat saya…

    image

    Suatu malam, saya sempatkan makan malam di sini sepulang kantor.

    image

    Suasana dalam resto cukup menyenangkan. Ada outdoor seating juga, alias duduk di luar buat mereka yang suka merokok.

    image

    Saya pesan mie rebus jawa dan teman saya pesan nasi goreng kampung. Keduanya kurang pas di lidah saya.

    image

    Mau tidak mau saya bandingkan dengan mie jawa di tempat lain, ada yang lebih enak daripada ini.

    image

    Nasi goreng kampungnya juga kurang pas. Entah apakah nasgor kampung memang seperti itu ya… tapi yang pasti di kampung saya, di Jawa Timur, tidak seperti ini. Kurang bumbu, hanya berasa kecap manis aja, tepatnya nasi dikecapin.

    image

    Karena yang saya order tidak mantap gitu, akibatnya saya jadi berpikir ulang kalau mau ke sini lagi, bisa jadi saya datang lagi untuk menikmati es durian saja, yang justru lupa saya order malam ini.

    image

    Mungkin untuk sekedar nongkrong, berbincang, chit-chat, atau memanfaatkan wifi untuk kerja, sambil menikmati roti bakar dan kopi, saya pikir – oke oke saja..

    image

    image