Kwetiau Sapi 78, Mangga Besar, Jakarta

Karena niatnya makan durian di Mangga Besar, maka sekalian cari makan sore di daerah ini juga.  Teringatlah saya akan si kwetiau, di Mangga Besar kan “pusatnya” kwetiau…

Durian Achin ada di trotoar depan Kwetiau 78. Jadi yah. otomatis saya pilih Kwetiau Sapi 78. Di sampingnya sih ada resto kwetiau, dan terkenal juga, namanya kwetiau Aho, itu sih nanti, tunggu giliran berikutnya..

Lokasinya di hook gitu, dan tidak ada tempat parkir, dari jauh sudah harus lihat kanan kiri, cari tempat parkir. Agak repot memang..

Dari luar terlihat “sumpek” alias sempit, ternyata banyak juga mejanya. Dan karena mereka memasaknya cepat, waktu tunggunya pendek, dan alhasil customer juga segera bisa menikmati kwetiaunya, sehingga meja tidak sampai penuh banget.

Ternyata ini restoran “bersejarah”, dari tahun 1973…. Wow…

Iklan di dalam resto, aneka macam makan dan minuman

Di kasir dijual macam-macam cemal-cemil, lumayan buat kasi kesibukan mulut sambil tunggu kwetiaunya datang.

Porsinya tidak terlalu besar dan tidak kecil. Cukuplah.

Kwetiau goreng maupun kwetiau siramnya, oke semua.

Setelah selesai dengan kwetiau, babak berikutnya adalah durian Achin. Yang ini juga wajib hukumnya. Duriannya tidak ada yang tidak enak. Bisa cicip dulu, kalau tidak cocok,, jangan diambil. Mereka akan  ganti, cicip lagi sampai dapat yang pas.

 

Advertisements

The Night Market, Yau Ma Tei, Hong Kong

Saya makan siang di The Night Market tidak termasuk di dalam list perjalanan saya menuju Disneyland setelah eksplore Sky 100. Begini ceritanya, kenapa saya terdampar di resto ini.  Saya naik bis dari Kowloon Park Drive menuju Kowloon bus terminus alias terminal bis Kowloo, tujuannya tentu saja Sky 100.

Turun dari bis, saya cari eskalator menuju mall, yang ternyata namanya adalah Elements. Sesampai pintu masuk mall, nah… bingung saya, kalau mau ke Sky 100, gimana cara, ke arah mana… tidak tau.. Setelah beberapa kali bertanya, saya diarahkan ke gedung International Commerce Centre (ICC), dan tibalah saya di Sky 100.

Setelah puas di Sky 100 saya cari petunjuk menuju Kowloon MTR, ternyata arahnya kembali ke Elements lagi. Dan bertemulah saya dengan resto ini.

Baca-baca dulu menunya, cek harganya, dan sedikit intip-intip ke dalam, ooh banyak pekerja kantoran yang makan. Harganya tergolong mahal. Tapi okelah makan siang disini saja, daripada ngemper terus, sesekali makan di mall, sepertinya tidak apa-apa…

Ternyata keputusan saya tepat, suasananya enak, makanannya juga enak, dan porsinya besar. Untuk harga HKD98 seperti ini, menurut saya sih oke ya..

Oooh iya, sekali lagi saya ingatkan, kalau kita pesan es teh tawar, dapetnya es teh susu tawar.

 

img_20171024_1518271883247242.jpg

 

screenshot_2017-10-24-15-22-58-355320501.jpeg

 

Cafe de Coral, Tsim Sha Tsui, Hong Kong

Salah satu chain restaurant yang ada di Hong Kong adalah Cafe de Coral. Tidak susah mau cari resto ini di kawasan bisnis atau tourist spot.

Pagi ini saya memilih Cafe de Coral untuk sarapan saya, karena di hostel tidak disediakan sarapan.

2017626080506-688908070.jpg

Goldencrown Guesthouse terletak di Nathan Road, Cafe de Coral di daerah sini bertempat di CKE Shopping Mall, hanya 5 menit jalan kaki dari guesthouse.

Meskipun mall belum buka, cafe sudah buka.

Menu sarapan beraneka ragam, yang ringan sampai yang berat, macam “bacang” ini

saya niatnya makan yang ringan, apa ya namanya, lupa..  hahaha..  Kalau pesan teh tawar, dapatnya teh susu tawar.

Menurut saya, makanannya enak. Harga juga standar. Tapi ramai sekali warungnya.

 

Seafood Gebang 49, Kalimati, Jakarta Utara

Di daerah sini memang tempatnya makan seafood. Di Gunung Sahari, sampai masuk ke jalan Kali Mati.

Langganan saya sih Seafood Moelyono, dan baru tahu ada yang baru di Kalimati

Dari luar terlihat menarik, karena parkir luas dan area buat makannya juga luas. Beda dengan Moelyono yang berasa berdesak-desakan.

Saya pesan masakan yang sama yang biasa saya pesan di Moelyono. Tumis kangkung, cumi goreng tepung, kerang saus padang dan ikan bakar.

Menurut saya pribadi, dari segi rasa, Moelyono masih menang dibanding ini. We

Silahkan dicoba dan dibandingkan sendiri. Kira-kira setuju enggak sama saya…..

Seafood Mulyono, Pademangan, Jakarta Utara

Makan seafood tidak harus mahal.

Datanglah ke Kalimati atau Jalan Hidup Baru, yang terletak di seberang WTC Mangga Dua. Di sepanjang Jalan Gunung Sahari memang berderet restoran seafood, yang siangnya beralih fungsi menjadi toko keramik dan lain-lain.

Saya sudah pernah makan di resto di jalan raya situ, namun menurut saya, yang di “dalam”, masuk ke Jalan Hidup Baru, belok kiri kalau dari arah tol Ancol, warung 94 Mulyono jauh lebih enak.


Saya suka sekali tumis kangkungnya. Andalan warung ini adalah cumi goreng tepung. Renyah dan gurih. Tukang masak tidak berhenti goreng cumi dan menumis kangkung. Kangkung tauconya siiiip banget. Kokinya ada 3 orang, belum termasuk yang bakar ikan, jadi penyajiannya cepat.

Meskipun menempati trotoar jalan yang sempit, pemilik warung menyediakan tempat parkir yang luas, entah lahan milik siapa. Jadi jangan kuatir tidak bisa parkir, yang perlu dikuatirkan cuma tidak kebagian tempat duduk, karena banyaknya pelanggan


Save

Sin Nam Huat, Penang, Malaysia

Setelah beres urusan di rumah sakit Advent, Penang, kami makan siang disini. 

Lokasinya si seberang rumkit Advent. Ramai sekali pengunjungnya. 

Babi panggang dan Bebek Panggang. Luar biasa… joz…

Tumis salada, cocok juga buat pendamping. Bayarnya terpisah dari bebek dan babi panggang. Penjualnya memang beda meskipun satu warung.

Nah… ini yang paling saya suka. Sayur asem. Perpaduan sayur asem dan bakuteh. Pedas pula. Enak-lah pokoknya.. 

Meskipun ramai pelayanannya cepat. 

Penampilan restonya dari jalan.

Imperial Kitchen, Kuningan City Mall, Jakarta Selatan

Sebetulnya Imperial Kitchen ada di beberapa tempat, ini kebetulan saja saya lagi main ke Kuningan City. Rencana sih mau belanja barang diskon, sekalianlah makan sore di sini.

Jarang sekali resto ini sepi, tapi kali ini memang sepi. Beberapa kali ke sini, saya pasti dapat jatah makan di bagian luar, karena di dalam penuh. 

Dimsumnya enak. Kami ambil 3 macam, oke semua

Sayurnya saya coba tumis asparagus, enak juga

Lauknya ada cumi sama gurame. Cuminya lebih mantab, dimasak cabe garam sedangkan guramenya asam manis, terlalu kuat saus tomatnya, saya pribadi kurang cocok

Harga juga tidak mencekik jadi pantaslah kalau resto ini penuh terus.